h1

PROFIL

Sejarah

Setelah ada pembicaraan lanjutan dengan Bapak Walikota Bukittinggi, saat itu juga gagasan ini langsung direspon oleh Beliau, karena pendirian perguruan tinggi ini sesuai dengan Visi dan Misi Pemerintahan Kota Bukittinggi yaitu menjadikan Kota Bukittinggi sebagai Kota pendidikan dan kota parawisata.  Atas dasar Visi dan Misi Kota Bukittinggi ini maka pemerintahan Kota Bukittinggi sepakat dengan anggota Yayasan untuk memberi nama perguruan tinggi ini dengan SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN FORT DE KOCK BUKITTINGGI. Terbentuknya kesepakatan dengan pemerintahan Kota Bukittinggi maka dilahirkan sebuah surat Rekomendasi pendirian perguruan tinggi oleh Walikota Bukittinggi sebagai tanda sudah diizikannya untuk mendirikan sebuah perguruan tinggi di Kota Bukittinggi.

Proses pendirian  ini selanjutnya diproses di Departemen Kesehatan RI untuk mendapatkan rekomendasi di bidang Sumber Daya manusia yang selanjutnya akan digunakan dalam proses permintaan izin di Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia di Jakarta. Dua tahun kemudian tepatnya tanggal 15 Juni 2004 terbitlah  SK Mendiknas No. 77/D/O/2004.

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fort De Kock Bukittinggi bergerak di bidang pendidikan kesehatan yang pada awalnya mempunyai 2 (dua) Program Studi antara lain Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat program Sarjana (S-1) dan Program Studi Ilmu Keperawatan Program sarjana (S-1).

Dibukanya program studi ini adalah sesuai dengan pemikiran dan kebijaksanaan Pemerintah saat ini dikenal dengan Paradigma Sehat 2010.

Pemerintah sangat menyadari bahwa upaya kesehatan yang semula berupa upaya penyembuhan penderita kurang efektif dan efisien, sehingga secara perlahan-lahan berkembang ke arah upaya preventif untuk seluruh lapisan masyarakat. Upaya ini dikenal dengan upaya kesehatan masyarakat (public health) dan upaya perawatan kesehatan masyarakat (Health Care Community) yang bergerak dalam bidang peningkatan peran serta/penggerakan masyarakat, dalam bidang promosi kesehatan dan pencegahan penyakit, perawatan kesehatan masyarakat. Mencakup upaya peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan (preventif) tanpa mengabaikan upaya penyembuhan (curative) dan pemeliharaan kesehatan (Rehabilitatif).
Pada hakekatnya proses perubahan orientasi nilai dan pemikiran yang dimaksud di atas selalu berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi dan sosial budaya sehingga konsep pembangunan kesehatan saat ini lebih difokuskan kepada pembangunan budaya hidup sehat dan pencegahan penyakit (promotif dan preventif). Untuk mendukung program pembangunan kesehatan tersebut maka dibutuhkan tenaga kesehatan yang khusus bergerak di bidang promotif dan preventif yaitu tenaga ahli kesehatan masyarakat (Sarjana Kesehatan Masyarakat), dan Tenaga Keperawatan (Sarjana Keperawatan).

Untuk menciptakan tenaga kesehatan masyarakat,  tahun 1965 didirikan Fakultas Kesehatan Masyarakat pertama di Indonesia yaitu FKM-UI di Jakarta dan kemudian tahun 1982 didirikan lagi FKM-UNHAS di Ujung Pandang, selanjutnya berturut-turut didirikan 3 (tiga) FKM lainnya yaitu FKM-USU di Medan, FKM- UNDIP di Semarang, dan FKM- UNAIR di Surabaya yang diharapkan dapat untuk menyelesaikan berbagai permasalahan kesehatan di Indonesia.  Sedangkan untuk menciptakan Tenaga bidang keperawatan juga pertama kali berdiri Fakultas Keperawatan di UI, dan PSIK UNAIR di Surabaya, dan PSIK UNPAD di Bandung ,yang kemudian juga berdiri di beberapa perguruan tinggi negeri lainnya di Indonesia.

Mengingat kemampuan lembaga pendidikan yang sudah ada belum dapat menghasilkan tenaga ahli kesehatan yang memadai, dan masih jauhnya jangkauan masyarakat untuk melanjutkan pendidikannya ke Luar Pulau Sumatera, maka Yayasan Pendidikan Fort De Kock mendidrikan  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan di Bukittinggi dengan dua program Studi, untuk menjawab tantangan dalam bidang kesehatan, terutama dalam bidang kesehatan masyarakat dan bidang keperawatan.

Visi Misi

Visi :

Mewujudkan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fort De Kock menjadi Universitas Unggul Tahun 2012 dan terdepan dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang ilmu dan tekhnologi, untuk menciptakan sumber daya manusia yang professional dan mandiri di Sumatera Barat.

Misi :

  1. Menyelenggarakan pendidikan yang menghasilkan sumber daya manusia yang handal, profesional dan Mandiri sesuai dengan kebutuhan pembangunan.
  2. Menyelenggarakan penelitian yang menghasilkan produk sesuai kebutuhan prioritas pembangunan dan menyebarkannya melalui publikasi, kajian dan penerapan teknologi yang inovatif pada masyarakat.
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan,
  4. Mengembangkan Program Studi,
  5. Melengkapi sarana dan prasarana untuk menunjang proses belajar mengajar.
  6. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia.
  7. Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam rangka pengembangan Pendidikan

Tujuan Pendidikan

Tujuan pendidikan tinggi di Stikes Fort De Kock sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No.  232/U/2000 mengarah pada Pendidikan Profesional  yang bertujuan sebagai berikut :

  1. Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan keterampilan profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan memperkaya khasanah ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan.
  2. Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mengupayakan penggunaan IPTEK  untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan kebudayaan masyarakat khususnya di bidang kesehatan.
  3. Mendukung pembangunan masyarakat madani yang demokratis dengan berperan aktif sebagai kekuatan moral yang mandiri
  4. Mencapai keunggulan kompetitif melalui penerapan prinsip pengelolaan sumber daya sesuai dengan azas pengelolaan yang profesional.

Akreditasi

AKREDITASI
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PERGURUAN TINGGI

melalui
SURAT KEPUTUSAN
NOMOR : 012/BAN-PT/Ak-XI/S1/VI/2008

tentang
STATUS, PERINGKAT, DAN HASIL AKREDITASI
PROGRAM SARJANA DI PERGURUAN TINGGI

menyatakan bahwa

PROGRAM STUDI
ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
FORT DE KOCK

LULUS DENGAN NILAI 265
DENGAN PERINGKAT

BADAN AKREDITASI NASIONAL
PERGURUAN TINGGI

melalui
SURAT KEPUTUSAN
NOMOR : 036/BAN-PT/Ak-XI/S1/I/2009

tentang
STATUS, PERINGKAT, DAN HASIL AKREDITASI
PROGRAM SARJANA DI PERGURUAN TINGGI

menyatakan bahwa

PROGRAM STUDI
ILMU KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
FORT DE KOCK

LULUS DENGAN NILAI 257
DENGAN PERINGKAT

%d blogger menyukai ini: